Pesan Dari Seorang Ibu

                                                    ……Demikianlah… Kami Jadikan kalian umat yang seimbang……

“Sudah berapa banyak kami lihat, orang yang dirundung kesusahan sesudah itu datanglah kegembiraan yang mengiringinya”

Ada sebuah pesan yang telah ditemukan di antara pesan-pesan dari kaum wanita Arab, yaitu pesan Umamah binti Harits, yang biasa dijuluki dengan panggilan Ummu Iyas binti ‘Auf, kepada putrinya pada malam pernikahannya. Pesan yang disampaikan antara lain:

“Wahai putriku.. Sesungguhnya engkau sekarang beranjak dari nuansa yang selama ini engkau hidup di dalamnya dan engkau tinggalkan kehidupan yang selama ini biasa engkau alami. Seandainya ada seorang wanita yang tidak memerlukan suami. Seandainya ada seorang wanita yang tidak memerlukan suami karena kedua orang tuanya berkecukupan dan keduanya sangat memerlukannya, maka engkau adalah seorang wanita yang paling tidak memerlukan suami. Akan tetapi, sudah menjadi taqdir bagi wanita untuk diciptakan bagi laki-laki; begitu pula sebaliknya, laki-laki diciptakan untuk wanita. Oleh karena itu kusampaikan beberapa pesan agar engkau bersama suami dapat mengarungi bahtera rumah tangga dengan baik.

1&2 Patuhilah kepada suami dengan menerima apa adanya dan mendengar kata-katanya dengan baik disertai ketaatan

3&4 Senantiasalah engkau memperhatikan apa yang biasa dilihat matanya dan dicium oleh hidungnya. Untuk itu jangan samapai pandangan matanya melihat hal yang buruk darimu dan jangan sampai hidungnya mencium darimu, kecuali bau yang harum.

5&6 Senantiasalah engkau memperhatikan waktu tidur dan waktu makannya, karena sesungguhnya ketegangan rasa lapar itu amat membakar dan kurang tidur itu dapat menimbulkan emosi kemarahan.

7&8 Jagalah hartanya dan peliharalah keluarga dan anak-anaknya. Adapun hal terpenting berkaitan dengan hartanya adalah memelihara mereka dengan baik.

9&10 Jangan engkau mendurhakai perintahnya dan jangan membocorkan rahasianya, karena jika engkau menentang perintahnya, berarti engkau akan membuat dadanya bergejolak. Dan jika engkau membocorkan rahasianya, berarti engkau tidak akan luput dari pengkhianatannya. Selanjutnya, hati-hatilah jangan sampai engkau memperlihatkan sikap gembira di hadapannya, sedang dia dalam keadaan bersedih, dan jangan pula engkau memperlihatkan kesedihan dihadapannya, sedang dia dalam keadaan gembira.

Taken from: Jadilah Wanita yang Paling Bahagia, DR. ‘Aidh Bin ‘Abdullah Al-Qarni

🙂

4 responses to “Pesan Dari Seorang Ibu

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s