Yeoja Itu.

Sepinya harimu karena meridukan orang tersebut? Wanita itu? Sunyi merasa di dalam hari dan hidupmu? Tak mampu tuk menangkap? Apa yang sebenarnya yang kau ingat tentang sekumpulan yeoja itu. Kau yang tak pernah terbuka ini, membuatku sesak dan seolah ingin beralih. Dan ketika kau berkata “Engkau masih yang terindah”, saat itu juga aku memutuskan untuk tidak lagi ada menjadi bayangan yang selalu mengitarimu, mengganggu dan mengenang segala hal yang membuatku tersenyum simpul. Ia yang membuatmu selalu memikirkan masa lalu bersamanya, apakah aku bisa menerima itu? Apakah aku bisa menerima itu? Apakah aku bisa???? Baiklah. Aku tidak bisa. Dan, aku akan mencoba memikirkan orang lain ketika kau melakukan itu padaku. Oke. Baik. Baiklah!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s