Apa Yang Harus Dilakukan?

Kau adalah seorang perempuan yang memiliki hubungan dengan seorang laki-laki. Bukan ikatan nikah, tapi sepasang kekasih. Ada komitmen untuk menikah tahun ini. Diantara suka duka yang pernah terjadi, suka duka itu pula yang menguatkan hubungan kalian ke depannya. Namun, rupanya beberapa waktu terakhir, muncul lagi masa lalu dari kekasihmu. Perempuan yang dulu, tiga tahun lalu, pernah Ia, kekasihmu lamar dan inginkan untuk menjadi teman di sepanjang hidupnya. Kau, masih berpura-pura tidak tahu akan itu. Pura-pura tidak mengetahui bahwa perempuan yang datang dari masa lalu itu ingin kembali berhubungan, ingin membawa janji pernikahan yang dulu tidak ia inginkan, dengan seseorang yang sekarang menjadi kekasihmu. Kekasih yang terus merawatmu itu, yang terus menjagamu itu. Saat sehat, sebulum, juga bahkan pasca operasi..yang bahkan semua yang ia lakukan meluluhkan hati ibumu yang sebelumnya tidak menyetujui hubungan kalian..

Namun, kekasihmu itu tidak memberitahu sedikitpun mengenai masalah kembalinya perempuan itu. Surat yang datang itu. Kota Samarinda yang pernah menjadi tempat mereka berdua membangun romantisme. Padahal ia sangat terbuka sebelumnya. Kau yang biasa riang dan jujur apa adanya, menjadi seseorang yang memasang kegembiraan palsu di setiap rona wajahmu. Karena hal itu. Karena ketidakjujuran kekasihmu..

Hampir dua minggu berlangsung, kau akhirnya menyerah dan memutuskan untuk meminta saran dari tiga orang sahabatmu. Setelah sholat malam, meangis sejadinya di hadapan Tuhan, kau menghubungi mereka satu persatu. Dengan penuh haru dan malu, kau katakan semuanya. Kau tumpahkan semuanya pada mereka. Sahabatmu juga dirundung kebingungan karena waktu pernikahanmu ada di tahun ini juga..

Kau, dengan kebesaran hati, menunggu undangan sahabat-sahabat terbaik itu datang, memeluk, dan memberikan sedikit wejangan untuk tiap kejadiannya..

Dan aku, sebagai salah satu sahabatmu, hampir meledak kepala ini dengan keinginan terbaiknya untuk melihat sahabatnya hidup bahagia. Juga merasa ketakutan jika hal yang sama terjadi dikehidupanku. Ya. Aku.

Ini masalahku yang merundung hatiku. Perlahan menyakiti hariku.. Aku juga memasang topeng yang sama. Nampak tidak memikirkan, namun rupanya begitu mengkhawatirkan..

Mungkin jika orang awam berfikir, ini masalah biasa. Masalah orang lain. Namun, bagiku, ini masalah besar. Masalah seseorang yang aku sayangi..

Aku ingin melihat lebih banyak orang lagi bahagia. Karena aku juga sangat menyayangi KAU..

Sahabatmu yang belum memberikan banyak manfaat untukmu,
Shinta Ayu Pratiwi

Semoga besok malam aku bisa mengatakan sesuatu padamu..
Agar harimu sedikit lebih nyaman..

Best Regards
Shin
Meja Kerja; 4 April 2013, 10.00am
Banjarbaru.

nb: yegi jum haja. kerempa z git vea. cuma ya gitu.

3 responses to “Apa Yang Harus Dilakukan?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s