Uri Agin. Kkum. Suwon. Uri appeuro.

Ernest Khaled dan Zhafira Mubaraq adalah pasangan yang tidak disangka-sangka. Sebelumnya, dua orang yang diduga akan datang sebagai karunia adalah Ernest Khaled dan Edrick Luthfi. Rupanya tidak demikian. Setelah Ernest, rupanya ada perempuan kecil yang muncul. Ahh..bahagianya menerima kepercayaan ini. Mengapa Zhafira? Keu yeoja ireum-eun wae? A. Fuadi merangkumkan Zhafira, dan Mubaraq adalah salah satu cerita panjang yang pernah bersanding dengan Aruna. Yeoja atau namja, menggunakan Mubaraq, nggak masalah..hhaha

Ernest yang berisik mulai kesepian dengan hanya adanya Afira. Sanguinis-Koleris Nest, berasa bosan dengan Melankolis-Phlegmatis Afira. “Eommaaaa.. Nae dongsaeng Edrick eodisseoyo?” Eomma sama Appa-nya melongo. Telat ketawanya..hhaha anak satu ini. Dikira barang apa si Edrick. “Nae dongsaeng jinjja bogosipeosseoyo eomoni..” *Fira jitak Ernest hhaha

“Yeobo…ehm” aboji-nya ngiyakan aja..wkwkwk dan………jjan jjaaaannn.. Ernest Khaled wa Edrick Luthfi ga iseumnida, yogi. Uri chib-e.. ^^ Eomma-nya megang pinggang..wkwkwk Afira -juga- dibikin pusing..hhahaha Appa-nya punya temen buat maen. Eomma sama Afira juga cocok. Melankolis..😀

Haru haru..

Nyeon wa nyeon-ui..

“Chagi-ya~ (ga tau malu dan berasa muda terosss bhahaha) Eumm..nan, namja agin johahae. Tapi yang kalem, tenang, santai, dan pemalu. Yang seper..” “Yang bukan kamu banget maksudnya?” Aboji dipotong omongannya..hhaha meringis aja dia.. :p “Ng..ho oh.. Semua hampir ‘aku’ dan ‘kamu’. Eoteohke saenggakhae, nae saranghaneun buin-i?” Eomoninya tersipu wkwkwk “Geurae!” Jjannn……. Ilyas watta😀

Bahagianyaaa ^^

“Eomma..naega yeo-dongsaeng eobseoyo eomoni..” “Neo musun…malsemnikka, Ilyas-a?” Eommanya bingung. Ga cukup kah sama Edrick, Afira, dan si pemberontak-pengacau Ernest? Ilyas Hafidz ini, aigoo..cham..

Sasil-i, eomma ga himdeuro. Neoooomu neomu himdeuro. Bilang sama Appa. Eh, malemnya dibikinin..hhaha Nampyoooooooonnnnnnn😄 XP

Dan akhirnya, Qanish malah jadi penjinak Ernest dan pembela Ilyas. Ernest merasa lebih klik. Tapi di sini yang kerepotan malah Afira. Soalnya Qanita Danish lebih banyak nurutnya sama satu-satunya eonni di rumah. Ahh..ajaib juga melankolis-phlegmatis satu itu..hhaha “Eonni Jjang!” Si bungsu sodorin jempol. Kalo Qanish sudah bilang gitu, mengkeret eonni-nya..hhaha Tapi kalo yang paling di sayang sama Qanish, a Ilyash deh pokoknya. Dia ni diem. Tapi merhatiin. Apapun.. ^^ Phlegmatis-Melankolis satu ini merasa bahwa sifat yang nggak muncul di dirinya, dilengkapi sama si bontot Sanguinis-Melankolis Qanish. Edrick gimana? Kloppp kalau bikin ulah sama Qanita. Tapi mulai kurang karena mulai fokus belajar..hhaha sippp banget😀

Ernest minta Edrick waktu dia sama Afira umur 5 tahun. 6 yo, Afira sama dia sudah jadi kakak. Masuk umur 11 untuk sikembar dudud a Ernest sama Uni Afira dan mulai menjajaki tahun ke 4 untuk Edrick, Appa-nya minta Ilyas. Terkabul alhamdulillah..hhoho.. Dan, setua ini di suruh isi -lagi- sama anak. Kalo ni anak nggak patuh luar biasa sama sayaaahh, nggak pengen dehhh setua ini ‘isi’ lagi..wkwkwk

Nampyeon..ige..uri kajeok matji? Ireim-eun eotteyo? ^^

Naega geureohke saenggakhae. .

Posted from WordPress for Android

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s