Rindu Bukan Sepasang Mata

Langkahku menjauh bukan maksud untuk menghindar
Terkadang bilik huni terasa begitu asing di suatu masa
Bibir yang terkatup
Pias wajah yang tertunduk
Aku yang di sudut hanya mematung dan menggumam saja

Kupejamkan dan kubuka lagi perlahan mataku yang tertunduk, kutengadahkan
Retinaku hanya mampu memeluk punggungmu
Perpustakaan-miniku yang penuh dengan hal-halmu yang tak penting, mulai berhamburan
Yang kucari hanya nama
Apa yang pantas?
Nama dariku?
Atau nama sebenarnya darimu?
Kubuka lagi eksemplar ilmu yang berceceran itu
Tak juga aku menemukannya
Yang terlampir di rangkuman buku itu hanya tingkahmu yang menjengkelkan
Dan…
Sesuatu yang membuatku tak nyaman, ada rincian nama lain
Ia, yang begender sama denganku

Ah..lupakan saja semuanya
Sudah seringkali kutemukan wajahmu yang kusut
Aku lelah hanya memeluk punggungmu

*12.24am

Posted from WordPress for Android

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s