Pragmatik dan Argumen

Dominasi kajian tradisional terhadap argumen oleh berbagai disiplin filsafat seperti logika telah membuat bidang persoalan ini sebagai lingkungan yang tidak bersahabat bagi ahli pragmatik. Namun demikian, dengan munculnya berbagai kajian yang relatif baru dalam argumentasi, logika informal dan teori buah pikiran yang keliru, sekarang melihat pragmatik memegang posisi yang sangat penting dalam berbagai penyelidikan terhadap struktur dan fungsi argumen. Pergantian pragmatik ini telah berperan dalam menetapkan argumen sebagai tindak tutur yang berbeda dalam komunikasi verbal para pengguna bahasa. Bagi para ahli teori konsepsi argumen pragmatik yang baru ini, gagasan-gagasan semantik seperti kebenaran, validitas dan kekuatan tak lain adalah kriteria-kriteria evaluatif yang abstrak dari sebuah konsepsi argumen filsafat yang sudah kuno. Menurut para ahli teori ini, argumen diuraikan dan dievaluasi lebih akurat dengan menggunakan konsep-konsep teoritis komunikasi, seperti kondisi-kondisi kecocokan pada penampilan tindak tutur.

Posted from WordPress for Android

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s