Bumunim gumawoyo..jeongmal.

Telah melahirkanku ke dunia ini, terimakasih.
Telah mengalirkan darah dalam tubuhku, sungguh terima kasih.
Merawat dengan susah payah, terimakasih.
Pagi hingga petang mencari uang untuk makan dan berbagi, sungguh terimakasih.
Terus mempertahankan rumah tangga ketika usiaku ranum, terimakasih.
Tak lupa memberiku makan dan sentuhan, sungguh terimakasih.
Mengusahakan pakaian dan kebutuhan, aku sungguh berterima kasih.
Menjadi satu-satunya putri kalian, dilahirkan dari pasangan seperti kalian, aku, sungguh berterima kasih. Pada Tuhan yang memberikan semua keberkahan dan kasih yang lebih sering kita lupakan..

Sudah menjadi putrimu, sungguh aku bersyukur..sungguh aku bersyukur..

Andai akhirnya ternyata janjiku lebih cepat, tidak akan ada yang lebih kusyukuri selain menjadi putrimu..
Andai ternyata akhirnya mimpimu yang tak kupilih tidak seperti sebelumnya, tak akan lebih besar rasa syukurku selain menjadi perempuan yang kalian rawat dan didik..

Dalam elegi yang kalian izinkan untuk kumulai, aku letakkan sehala syukur. Pada sampan yang akan kuarungi, bekal dari kalian terus kubawa. Ketika ombak dan gelombang silih selisih datang untuk menantang, kuharap bekal doa memenuhi segala jalan yang seharusnya. Malam tak akan berarti malam, siang tak akan berarti siang. Semua sama dan semu. Telah kalian besarkan hingga menjadi seperti ini, sungguh terimakasih..

Jangan biarkan aku jauh dari kalian.. Mah.. Yah..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s