Tahap Emosi Saat Kehilangan

Menurut penelitian psikolog Amerika, Kubler-Ross, jika seseorang kehilangan orang yang dicintai, dia akan mengalami 5 tahap respon emosi.

Tahap pertama, MARAH.

“Ahhh, benar-benar! Aku murka! Tidak merasakan apapun? Tidak pernah? Hah?!! Tak pernah? Tak pernah? Sedikitpun kau tak menyukaiku?? Bajingan! Bagaimana aku membalasnya?! Aaaaaa!”

Tahap kedua, PENYANGKALAN.

“Mana mungkin.. Playboy? Menikah? Kau bercanda? Apa aku bodoh? Kau fikir ini film? Apa di sini ada kamera? Dimana kau? Ketahuan! Aku sudah tahu!”

Tahap ketiga,  TAWAR-MENAWAR.

“Baiklah.. Lagipula kau bukan tipeku. Sikapmu dingin dan juga kasar. Bicaramu seperti orang Jeoseon. Baiklah. Bisa jadi kau memang playboy. Orang gila paling sempurna yang pernah kutemui.”

Keempat, DEPRESI BERKEPANJANGAN.

“Kau menangis?”
“Aku?”

“Ini bukan menangis. Aku tidak menangis. Ini hanya air mata yang mengalir. Bukan menangis.” *minggat
“Apa bedanya mengeluarkan air mata dan menangis? ” *melongo

Tahap terakhir, PENERIMAAN.

“Baiklah! Aku akan tampil lebih cantik! Meskipun aku sudah cantik, aku akan lebih cantik lagi! Dan akaaaann membuatmu menyesal….!”

^^

Seiring dengan semua penderitaan tersebut manusia berusaha untuk pulih. Dengan melewati tahap PENYESALAN. Di sinilah bedanya pria dan wanita.

Wanita akan membuat diri mereka lebih baik atau menemukan pria yang lebih baik. Fokus terhadap perbaikan diri. Sedangkan pria..

“Kumohon makanlah..”
“Aku tidak ingin makan.”

Mereka cenderung menghancurkan diri sendiri. Karena tak mampu menahan kesedihan, pria lebih menderita dari wanita.

byeuleseo on geudae :’) ♡

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s