Uri Saranghaneun Saram

Melihat mereka berdua datang melihatku, ingin sekali menangis..
Wajah yang sudah digerus waktu
Rambut yang sudah mulai berganti baju
Pun tubuh yang semakin kuyu

Apa yang sudah kuberi pada mereka?
Sebagai satu-satunya harta dan jiwa?
Apa yang sudah kubaktikan sebagai satu-satunya putri?
Apa yang sudah kuberikan?
Kebahagiaan? Atauka  kesakitan?
Aku belum pernah memberi apa-apa..

Ada gamis yang di taksir ibu di toko baju saat membeli jubah..
Ada mobil yang ayah pegang saat kami berbelanja
Dalam hati aku sejadi-jadinya memohon kepada Allah
Untuk diperkenankan mendapatkan rezeki melimpah dan halal
Untuk membelikan kerudung dan gamis bundaku
Untuk memberikan kunci mobi Innove untuk anakku,,

Ingin sekalimembeli hadiah-hadiah untuk mereka yang di rumah~
Terwujud dalam doa san syukur
Tak ada yang mampu menukar kebahagiaan saat melihat senyuman
Dari orang-orang yang begitu kita kasihi
Betapa kaya, betapa tak ternilai

Semoga Allah berkenan
Semoga Allah mempercayakan
Harta-harta itu, untuk kebaikan di akhirat dan di dunia
aamiin~

16 Juni 2013

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s