Guru Wildan – Bicara dan Perilaku

Kalau pengajian masih bepandir, jahat banar sama nabi.

Orang yang bujur-bujur, apa yang di hati, itulah yang di mulut.

Walaupun perempuan, asal bagus, akan dapat kemuliaan dari Allah.

Waktu hamil, makan kurma ^^

Jadi perempuan: mengabdi, beriba.

Ashabul kahfi: badannya tidak pernah kena sinar matahari 309 tahun.

Kalo punya makanan untuk 2 ikung, gasan malam, bawa 1 atau 2 orang ke rumah, di jamu~

Abu Bakar marah kalau tamu belum di kasih makan.

Sudah tradisi, di arab makan bersama. Makan bareng-bareng. Beberkah jar nabi.

Orang yang ketuju ngasih makan, hartanya membanyak. Yang disuguhkan akan lebih banyak.

Keramat orang yang ketuju memberi makan, di dunia sudah diliatkan

“Wahai nabiku, sesungguhnya kami mengutus engkau sebagai saksi nabi-nabi sebelum Engkau”

Rasulullah membukakan Mata dan Mata Hati.

Rasulullah membasahi lisannya dengan laa ilaa haillallah dengan menyertai hatinya.

Bacaan apa jua pun, sertakan hatinya. Ga ada harganya di hadapan Allah kalau kosong. Di hati ttu di rasakan. Rasa mendangar, rasa menasehati, rasa diawasi oleh Allah.

Ke depannya akan koler mendengar selain dari pada dzikir, sholawat, dan baca Qur’an. Aamiin.

Nanti kalau punya nak 4 – 5 tahun, nanti, liati kanakan yang melamun atau bepander sorangan.

Kalau ikut pengajian adabnya bujur-bujur. Kaya mau sholat sama ngaji juga🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s