Di Selasar Periode Sekretaris Umum [KBU: 09.383]

Kommunal Kejadian Perantara Perjuangan

Mempertahankan adalah sebuah kata, doa, keinginan untuk terus bertahan. Sebuah hal yang tak pernah lepas dari untaian sejarah dalam sebuah organisasi yang ingin terus bertahan akan zaman yang terus menggerus dimensi semangat dan kekuatan kasat untuk terus berjuang dan bertahan. Mempertahankan adalah sebuah pertaruhan kelayakan hidup dan mati. Mempertahankan adalah sebuah pemantik semangat untuk membangun. Semangat untuk memberi dan menerima. Ketika suatu saat terjadi banyak hal yang tidak pernah diinginkan (semoga tidak akan pernah terjadi), hal yang tidak akan pernah dibayangkan, semua itu pasti kan terekam oleh sejarah. Tercatat oleh pena dan terpatri dalam-dalam akan semua yang pernah terjadi. Sejarah akan merekam hal-hal yang pernah indah terukhir hingga dentuman mengerikan itu meletus. Namun,sejarah pula yang akan mencatat titik demi titik peluh serupa kapas itu jatuh ke tanah untuk membuat kita tetap berdiri tegak. Untuk kita semua masih berada dalam sebuah lingkar kasat mata yang terus menjadikan kita bergandengan tangan.

Pertanyaanku di sini adalah Apakah aku mampu terus berada dalm lingkaran ini sedang aku sendiri tak mampu untuk berpijak menopang semangat dan rintangan ini?

Mungkin semua yang terjadi ini akan sama dengan toolkit analisa kebijakan publik. Memproses penciptaan pengetahuan dalam memahami dan menyelaraskan antara kepentingan terhadap kebijakan publik yang akan atau sudah dibuat. Seperti roda keharusan tanpa sekat waktu dan tenaga. Berpijak pada kebenaran dan keharusan akan tindakan yang terus kami yakini bahwa semua keringat ini, semua usaha ini, semua yang telah terjadi, akan mendapat balasan yang setimpal dengan apa yang telah kami lakukan di kehidupan sebelumnya. Menjalani selasar ini dengan rentetan pertanyaan dan hal yang tak menentu berputar tak jelas tanpa henti di antara kesunyian akan salah satu persatu kejadian berat tanpa mereka dapat tahu dan mengerti. Agar anak-anak yang besertaku tak tersesat dalam ruang gelap yang tak pasti. Aku ingin menuntun mereka dengan kecerdasan. Ingin mereka mendapat penghidupan, ilmu, kawan, waktu, dan kenangan tiada tara, tiada jeda. Yang baik, yang manfaat.

Who am I now? Here…being a secretary. Which not only being an ordinary gals, but also being someone whose include all off the sparkling thing, hard thing, scary thing, and all the things I won’t to know. But, even if it real or not, I have to finish it. Well done.  Just end it with the spirit. Just end it with something new. Just end it with pray and try. Hope that all the things will end.. Happily ever after. Cause It has to be ME.

Tuhan.. Doakan kami dalam rentang waktu yang tak mudah ini. Memohon akan seluruh bimbinganmu kepada kami kepada seluruh jalan kebaikan untuk diri kami, keluarga kami, dan kehidupan bumi kami yang lestari. Yang tiada pernah menyangkal bahwa kami hanya mampu  berusaha dan berdoa dibawah naunganMu, Penuntun dan Pencerah kami dikala resah dan takut akan godaan yang demikian berat untuk mempertahankan jalannya roda organisasi tercinta ini. Menjaga dan terus saling menjaga agar tercipta harmoni di sebuah titik dalam nampan Bimasakti.

Semoga.

Amienn.. (21102010)

*nemu catatan ini di hard disk
#proyekpostingsemuatulisanyangpadahalgaje
Hhahaha
*mingkem


NB Info:

Saya Konsultan Nutrisi. Ingin melangsing sehat atau naik berat badan? Ingin sehat dengan nutrisi terbaik hanya dengan mengganti sarapan? Atau ingin penghasilan tambahan?

Whatsapp: 0857.5113.6163

Telp: 0813.5131.5050

Pin BB: 75.618.b78

🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s