Terdengar Sayup Keluhku

Terkadang ada hal yang tak bisa kusampaikan dengan rentetan kalimat dan penjelasan wajar. Terkadang aku merasa tak sanggup membuka luka ini dan membiarkannya tertindih lembaran lain yang juga sama perih dan begitu memaksaku untuk menutup luka sebelumnya. Kadang juga aku merasa terlalu egois ketika aku ingin memperlihatkan masalahku pada mereka dengan isyarat anehku yang tak dimengerti oleh mata dan hati di sikap mereka. Aku masih terlalu egois dan tamak dengan keinginanku atas dua mimpi-mimpi kecilku. Mimpi yang akan membuatku beronani dan merasa puas sendiri dan sebuah mimpi kecil lain lagi yang membuat senyumku dan organisasi tercintaku terkembang pula. Aku selalu tak berhasil mempertahankan argumenku yang selalu muncul tanpa dapat dipahami itu. Mengusahakan mimpi kecilku yang kugandeng dengan tangan kanan. Kadang hanya bisa menangis melihat kondisi batin dan perkembangannya yang seperti ini. Kadang terasa sekali bahwa mata mereka hanya dapat melihat ternyata aku hanya personal yang memaksakan kehendakku sendiri. Yang berat. Yang tidak logis. Ynag tak nyaman. Dan berbagai yang yang yang lainnya. Apa yang terlintas di dalam dendrite otakku tak pernah mereka tahu. Tak dapat dimengerti. Ingin. Begitu inginnya sebenarnya aku marah. Meluapkan amarah pada mereka yang tak sadar dan tak mau mengerti juga peduli atas mimpikku yang terus berkembang, menjerumuskanku.

Aku masih panik sendiri dengan mimpi-mimpiku. Seolah mimpiku ini hanya membuatku beronani sendiri. Mendapatkan kepuasan birahiku sesaat akan organisasi yang aku selalu sematkan di tiap kewajibanku. Aku tak mampu menggandeng anak-anakku dii semua bagian jari. Aku belum mampu merangkul dan membuat mereka nyaman di sisiku. Dengan caraku yang tidak biasa. Dengan caraku yang tak wajar.

Tuhan… ingin aku menginjakkan kaki di puncak Rinjani dan menatap kota Makassar di atas menakjubkannya Latimojong. Ini tak aku letakkan dalam bagian yang menjadi titik beratku berorganisasi.

Tuhan..di tangan kananku juga kugandeng mimpi lain.. Sekali lagi kuminta ikhlasMu menemani perihnya jalan pertahanan ini. Kabulkan mimpi-mimpi sederhanku berikutnya. Bukan maksud memuaskan hasrat sendiri. Hanya tak pernah henti bermimpi untuk berusaha mengayomi adik-adikku untuk menjadi orang yang cerdas dan berguna. Yang tahu artinya sebuah perjuangan dan persaudaraan. Yang tahu artinya penghargaan terhadap lingkungan. Yang tahu bagaimana peluh dan lelah ini hartus ditanggung bersama dengan komunikasi yang lancar. Yang mau belajar untuk mengoreksi lebih dalam. Yang mau mengerti perjuangan saudara yang digandengnya. Ynag mengerti tangis dan tawa keluarga yang membimbingnya. Yang mampu melihat kondisi atas apa yang terjadi sekarang ini. Yang mampu mempertahankan nama organisasi. Yang memiliki kemampuan bebicara dengan fakta dan data kecerdasannya. Yang tak gentar pada sesuatu yang menggetarkan. Yang mengerti arti berbagi. Yang mengerti arrtinya peluh dan penghargaan. Mungkin, secara singkat, aku katakana, aku ingin membimbing anak-ankku ini dengan kecerdasan dan menjadikan mereka cerdas dalam segala hal. Dan aku yakin, aku tak mampu melakukan ini sendiri. Aku ingin ada sosok yang mampu meyeka air mataku. Aku ingin ada sosok yang mampu memberikan senyum dan kesabaran dihadapanku. Tk peduli aku akan taringnya di belakangku. Sosok itu..dimana aku b isa temukan… Sosok itu..kapan akan hadir. Menjelma untuk mewujudkan mimpi ini. Membina hubungan harmonis untuk seluruh keluarga besar ini. Regenerasi ini. Terlalu berat ini kurasakan.. Perjalanan ini, seolah tak pernah ada hentinya.. Tak tertahankan untuk aku menyunggingkan senyum palsu itu lagi.

Mungkin…ini semua tidak benar..
Hanya keegoisanku saja yang membuat mataku tertutup untuk melihat sosok yang tidak fokus itu. Aku yang terlalu tegak, kufikir. Tak amau menunduk dan menurunkan ketamakannku untuk menjadikan generasi luar biasa.
Sekarang yang aku fikirkan hanya satu:
APA YANG HARUS AKU LAKUKAN SEKARANG??

Dinding itu terlalu kuat untuk aku pertahankan. Sedangkan musuh sudah hampir menikamkan tombak di beberapa meter mendekat, sangat dekat. Aku tak mampu menahan tudingan, kritikan, masukan, pertanyaan, pernyataan, guyonan, dan semacamnya, yang hanya ditujukan padaku. Tidak pada person yang lain. Aku hanya bisa tersenyum kecut dan meringis terkadang ketika perih semakin menjadi.

Aku…
Tak memiliki jawaban apa-apa.
Aku..
Tak mampu berkata-kata..
Aku lapar atas berkibarnya bendera organisasiku di tiang tertinggi..

Dalam hati yang rapuh ini aku sudah berusaha sekuat tenang untuk melakukan apa yang terbaik yang bisa aku lakukan untuk KOMPASKU yang terus menempel dalam nafas dan penatku. Sekuat tenaga aku mengerahkan tenagaku untuk berdiri di pekat malam ini. Aku yakin akan ada jalan terang di kejauhan sana. Aku yakin akan terkendala dengan banyak hal. Aku berusaha sekuat tenaga atas tanggung jawab dan keweajiban ini. Namun nihil. Hanya sebatas ini aku bisa lakukan. Hanya sebatas ini aku bisa bertahan. Hanya sebatas ini aku bisa tunjukkan. Karena teralau sering aku goyah dan merasa terjatuh dalam padang tanpa batas ini dikurung tanda Tanya yang menghimpit.
Kadang pula, ada perasaan iri yang begitu besar melihat kreativitas dan kemampuan organisasi lain. Kadang pula ada perasaan iri yang begitu besar melihat keluarga bahagia yang dimiliki organisasi lain. Kadang lagi ketakutan menyelimutiku atas kejengkelan yang tak bisa aku tutupi dengan wajah dan senyum dipaksakan atas mimpiku yang sering tak terjamah dan tak dimengerti itu.

Lelah. Aku sangat lelah akan tanggung jawab ini. Aku hanya bisa bertahan. Aku akan coba menahan. Aku akan terus berusaha mbergumam dan jalan lagi dengan mengingat sejarah dan doa dan sederet aklimat titipan dari saudaraku yang lebih tua akan keberlanjutan organisasi ini.

Tuhan… ajari aku untuk terus bertahan dalam kondisiku yang memilukan..
Semoga akan terus berjalan dengan lancar dan tak sekedar onani dan mimpi akhir zaman..

Amien……………. (06112010)

Entah ini catatan zaman kapan..hhehe
Onani sama fikiran sendiri yang hasilnya begini. Lucu juga kalau diingetinget >_<

Well..ini salah satu fungsi sebenarnya tentang tulisan dalam versiku..🙂


NB Info:

Saya Konsultan Nutrisi. Ingin melangsing sehat atau naik berat badan? Ingin sehat dengan nutrisi terbaik hanya dengan mengganti sarapan? Atau ingin penghasilan tambahan?

Whatsapp: 0857.5113.6163

Telp: 0813.5131.5050

Pin BB: 75.618.b78

🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s